Cerita Di Balik Kesuksesan Blogger Stephen Langitan Berkendara Sepeda Motor Jakarta – London

Naik motor dari Jakarta ke London tentu merupakan sebuah prestasi yang tidak biasa. Prestasi ini diukir oleh Solo Ride Adventure bernama Stephen Langitan. Teman-teman, terbayang ga sih bagaimana rasanya naik motor sendirian Jakarta – London 30.000 KM? Melewati 2 benua dan 22 negara, luar biasa ya?

Flyer solo ride adventure Stephen Langitan (stephenlangitan.com)

Tentu untuk mewujudkannya perlu kemauan yang kuat, usaha, kegigihan, dan kerja keras. Selain itu, diperlukan juga biaya yang tentunya tidak sedikit. Bang Stephen (panggilan akrab untuk Stephen Langitan), pada hari Sabtu, tanggal 5 September ini sempat membagikan kisahnya di Instagram Live bersama Ani Berta. Pada kesempatan tersebut, saya merasa begitu terinspirasi dari kisah Bang Stephen.

Misi Mulia Mengharumkan Nama Bangsa

Prestasi yang dicapai Stephen Langitan, menurutnya bukanlah suatu pencapaian untuk popularitas diri sendiri. Ia memiliki tujuan mulia yaitu menjadikan perjalanan Jakarta-London bermanfaat, memberikan nilai untuk orang lain, dan mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Dalam perjalanan ia juga membawa pesan persaudaraan, “Salam Persaudaraan Tanpa Batas” atau “Brotherhood Has No Border”.

Misi tersebut start pada 25 Maret 2018 dari Kantor Kementerian Perhubungan. Kemudian, tepat di HUT Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ke-73, pada 17 Agustus 2018, ia berhasil finish di Kota London dengan selamat sentosa. Pada kesempatan itu juga, ia turut dalam upacara perayaan HUT Kemerdekaan Negara Republik Indonesia di London.

Menurut saya pribadi, jarang loh orang yang berpikiran seperti Bang Stephen. Biasanya orang lain inginnya menjadi pusat perhatian, ingin populer. Saya salut dengan tujuan mulia dari Bang Stephen. Terlebih dengan ide dan pemikirannya yang original dan out of the box.

Kerja Sama dengan Pemerintah dan Swasta

Berkali-kali Stephen langitan menegaskan, keberhasilannya bukanlah hasil kerja diri sendiri, melainkan kerja sama dengan berbagai pihak. Dalam beberapa kesempatan, ia sampaikan bahwa, perjalanannya memang mengendarai motor sendiri, namun ia diawasi dan dibantu oleh teman-teman, baik dari pemerintah maupun swasta.

Kemudian, pertanyaan muncul, bagaimana bisa menjalin kerja sama dengan banyak pihak? Menurut Stephen Langitan, untuk menjalin kerja sama dengan banyak pihak, kita perlu memiliki tujuan dan proposal yang jelas. Setelah itu, kita ajukan ke instansi pemerintahan yang berkaitan.

Karena Bang Stephen mengendarai sepeda motor dari Jakarta ke London, maka ia bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Kepolisian, dan stasiun televisi milik pemerintah yaitu TVRI.

Menurutnya, kerja sama tak selalu harus dalam rupa materi atau uang. Bisa dalam bentuk dukungan pemerintah. Sebagai contoh, Bang Stephen ketika bertemu menteri atau pejabat pemerintah, ia meminta dukungan dengan berfoto bersama, yang nantinya foto tersebut ia pakai untuk meminta dukungan kepada pihak swasta. Menurutnya, hal tersebut sangat ‘menjual’ untuk meminta sponsor dari pihak swasta.

Nah, idenya ini bisa dicontoh oleh blogger atau vlogger lain. Saya sendiri jadi terinspirasi untuk melakukan hal serupa. Karena saya tertarik di dunia parenting, mungkin suatu hari, saya mau coba foto sama menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak hehe.

Restu Dan Dukungan Keluarga

Buat Stephen Langitan, restu dan dukungan keluarga merupakan hal yang penting. Ia menceritakan, sang istri sempat merasa khawatir dengan misi bersepeda motor ke London. Namun setelah diberi kejelasan kapan ia kembali ke Indonesia, sang istri pun mendukung ia menjalankan misinya.

Saya bisa membayangkan perasaan khawatir yang dirasakan istri Bang Stephen. Sebagai seorang ibu dan istri, tentu terbesit rasa khawatir ditinggal berjauhan dari suami. Ingin diyakinkan dan diberi kepastian. Terlebih, misi yang dilakukan Bang Stephen sangat menantang. Beruntung Bang Stephen mampu mengkomunikasikannya dengan baik kepada istri dan anaknya.

Keluarga baginya seperti batasan agar dirinya tidak bertindak sesuka hati. Tempatnya kembali pulang. Di akhir misinya, isteri dan anak dari Stephen Langitan berkesempatan menyusul ke London dan Kembali pulang ke Indonesia bersama-sama. Hehe tenang, kali ini bukan naik motor. Mereka pulang menggunakan pesawat terbang ke Indonesia.

Pesan Untuk Para Blogger dan Vlogger

Dalam kesempatan berbagi kisah di Instagram Live bersama Ani Berta, Stephen Langitan sempat memberikan tips bagaimana ia bisa mendokumentasikan perjalanannya, sehingga bisa dituangkan dalam bentuk kreasi di blog dan vlog. Saya sempat menanyakan hal ini di kolom komentar saat sesi live tersebut. Beruntung bisa dijawab oleh Bang Stephen, saya ga penasaran lagi deh.

Selama perjalanan, ternyata Bang Stephen banyak menggunakan kamera mirrorless dan Gopro. Setiap sampai di hotel, ia harus membagi waktu untuk beristirahat dan memindahkan file dari kamera ke laptop.

Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kehilangan data dan untuk dokumentasi ketika pembuatan laporan perjalanan dan pembuatan artikel di blog. Selain itu, ia juga melakukan editing dan upload untuk vlog di youtube channel miliknya.

Bisa dibayangkan? Tentu tidak mudah melakukan perjalanan jauh dan melelahkan, namun tetap dituntut untuk mendokumentasikan segala sesuatu.

Buat sebagian orang, menjadi blogger atau vlogger terlihat mudah, kenyataannya tidak semudah itu. Butuh konsistensi, kerja keras, dan kreativitas tanpa batas. Blogger dan vlogger harus mampu membuat content planning, mengetahui berita ter-update, rajin membaca, dan lagi-lagi konsisten.

Senang sekali saya berkesempatan mengikuti sesi Live bersama Ani Berta dan Stephen Langitan. Semoga sosok inspiratif yang saya ceritakan ini bisa menginspirasi anda yang membaca. Jangan lupa jaga kesehatan dan pakai masker ya.

15 thoughts on “Cerita Di Balik Kesuksesan Blogger Stephen Langitan Berkendara Sepeda Motor Jakarta – London

  1. Konsisten dalam dunia blog dan personal brandingnya Bang Stephen memang patut dicontoh, Karena restu keluarga juga sehingga bisa dengan sukses menuju ke Lndon naik motor, tapi tambah seru kalau PP naik motornya ya kak.

    Like

  2. Dibalik sebuah kesuksesan memang selalu ada proses perjuangan yang panjang yaa.. pas nonton IG live teh Ani dan bang Stephen Langitan langsung terinspirasi gitu pengen motoran juga..

    Apa daya motoran dari Pati ke Surabaya yang 6 jam aja belum diizinin sama ibu euy. Hehehe..

    Like

  3. Perjalanan lintas benua, naik sepeda motor, perlu nyali yang besar. Jalan-jala keluar kota aja aku masih banyak takutnya, tapi bisa dicontoh, kalo perjalanan jauh harus ada izin yang lengkap

    Selain menjadi resmi, bisa jadi perlindungan diri juga. Karena pihak-pihak yang terkait bisa membantu kalo ada kendala.

    Like

  4. Buat mencoba jadi bang Stephen, perlu banget trial and error.
    Saya mungkin kalau motor agak sangsi kalau sejauh itu mbak, Hehe ..
    Bukan sok, tapi bagian belakang itu aduh, belum lagi saya riskan masuk angin.

    Namun begitu kisah perjuangannya ngasih inspirasi banget.

    Like

  5. Saya kemarin juga nonton kak
    Menginspirasi sekali kak Stephen ini. Nggak terbanyak untuk momen 17 Agustus, bukti cinta tanah air, beliau sampai melakukan touring Jakarta London. Dan ada sebersit iri dengan beliau.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s