Bawa Bayi Naik Pesawat saat Umur 2 Bulan

Saya akan sharing pengalaman bawa bayi naik pesawat. Waktu itu umur bayi saya masih 2 bulan. Menurut hasil konsultasi dengan dua dokter anak (dr Erwin Lukas dan dr Ayidilla), usia tersebut sudah aman untuk dibawa naik pesawat. Sementara, ketentuan maskapai penerbangan Garuda Indonesia adalah sebagai berikut:

Ketentuan membawa bayi maskapai garuda
Ketentuan bayi maskapai Garuda Indonesia

Kebetulan saya memilih maskapai Garuda Indonesia sehingga yang saya bahas sekarang ketentuan maskapai tersebut. Menurut ketentuan Garuda Indonesia, bayi dibawah 48 jam setelah lahir (kurang dari 2 hari) tidak boleh melakukan penerbangan. Jika berusia 2-7 hari harus dilengkapi surat dari dokter, mengisi formulir pertanggugjawaban, dan diperiksa oleh tenaga medis dari Garuda. Karena bayi saya berusia 2 bulan maka masuk rentan usia 7 hari-2 tahun, ketentuannya boleh melakukan penerbangan tanpa surat keterangan dokter, tanpa formulir, dan tanpa diperiksa petugas medis Garuda. Namun, untuk jaga-jaga, saya tetap membawa surat keterangan dari dokter anak.

Kami melakukan penerbangan dari Jakarta menuju Jambi dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit. Di dalam pesawat, saat fase kritikal (take off dan landing), saya selalu menyusui bayi saya dengan direct breasfeeding. Dipakaikan earmuff ga mams? Bayi saya justru drama jika dipakaikan earmuff. Mams bisa sekalian cek review earmuff di postingan saya berikut ini EMS Baby Earmuff Review. Selama penerbangan bayi saya tenang dan tertidur pulas tanpa drama.

Saya memesan basinett atau skycots (keranjang bayi) sehingga saat bayi saya tertidur, saya bisa meletakkannya di basinett. Jika ingin menggunakan basinett, regulasinya seperti berikut. Pertama, mamas terlebih dahulu beli tiket penerbangan untuk mamas dan bayi (infant) sesuai tujuan dan jam yang mamas inginkan, kemudian mamas bisa menghubungi Garuda Call Center untuk reservasi baby basinett terlebih dahulu karena ketersediaan basinett dalam satu armada terbatas dan hanya kursi paling depan yang dapat dipasang basinett. Saran saya, jika mamas ingin memakai baby basinett jangan mendadak beli tiket dan reservasi baby basinett nya. Sebaiknya mamas juga tiba di bandara beberapa jam sebelum keberangkatan karena jika membawa infant, kita tidak bisa web check in, harus check in di bandara 1×24 jam sebelum penerbangan.

Baby basinett garuda

Menggunakan baby basinett maskapai Garuda Indonesia

Saat itu, kami mendapat tempat duduk nomer 21, tepatnya di belakang kursi bisnis. Hanya barisan kursi paling depan yang dapat dipasang basinett karena basinettnya dipasang menepel pada dinding. Beruntung saya pergi bersama ibu mertua dan adik ipar sehingga pas sebaris. Kalau mamas pergi sendiri atau hanya berdua, jangan lupa permisi dulu sama orang yang duduk disebelah ya, mams. Karena baby basinett ini membuat space kaki kita jadi sempit. Beberapa tips dari saya, agar bayi mams lebih nyaman menggunakan baby basinett, sebaiknya mamas membawa perlengkapan seperti selimut, kain alas, bantal bayi, dan jaket. Baby basinett ini dapat menahan beban sampai 9 kilogram.

Tips terakhir, selama penerbangan diusahakan mamas harus tenang karena bayi sangat sensitif dengan mood mamanya. Jika mams panik, bayi ikut panik, dan jika mams tenang, bayipun merasa nyaman dan tenang.

Have an enjoyable flight!

note: ga harus naik maskapai garuda ya mams, naik apa aja bisa kok. Kebetulan pertama kali aku naik garuda. Kalau sekarang, bayiku udah naik berbagai maskapai mulai dari lion air, batik, sriwijaya, sampai citilink.

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s